Kamis, 26 Januari 2017

Potensi Agrowisata dan Sukun Botak di Pulau Tidung Kecil

agrowisata pulau tidung kepulauan seribu selatan
Jembatan Cinta sebagai  akses utama menuju kawasan Agrowisata Pulau Tidung kecil 
Dulu pada awal tahun 2000 ketika mendengar nama Pulau Tidung, tidak banyak orang yang tau persis dimana letak Pulau Tidung berada. Bahkan tidak sedikit penduduk Jakarta sendiri belum mengetahui dimana lokasi Pulau Tidung pada masa itu. Baru sekitar tahun 2009 Pulau Tidung yang berada di Teluk Jakarta ini lambat laun dikenal sebagai destinasi wisata yang keindahan nya tak kalah dengan pulau-pulau lain yang ada di Indonesia.

Pulau Tidung yang berada di wilayah Kepulauan Seribu Selatan DKI Jakarta ini terdiri dari 2 (dua) pulau utama, yaitu Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil. Jarak antar kedua pulau ini kurang lebih sekitar 700 (tujuh ratus) meter yang dipisahkan oleh laut dangkal di sebelah Timur Pulau Tidung Besar.

Dalam tulisan sebelumnya kita telah membahas tentang Pulau Tidung Besar, itu sebabnya dalam artikel ini kita akan melihat lebih jauh potensi wisata yang ada di Pulau Tidung Kecil.

Sekilas Pulau Tidung Kecil


Pulau Tidung kecil memiliki luas daratan sekitar 17 (Tujuh Belas) hektar, dikelilingi oleh pantai landai serta dihiasi oleh pasirnya yang putih. Walau merupakan Pulau dengan daratan yang cukup luas, namun Pulau Tidung Kecil bukanlah Pulau yang diperuntukkan sebagai pemukiman penduduk. Bukan tanpa alasan, Pemerintah memang memperuntukkan Pulau Tidung sebagai Kawasan Agrowisata yang saat ini terus dikembangkan dan ditangani oleh Suku Dinas Pertanian Kelautan dan Ketahanan Pangan (Sudin KPKP) Kepulauan Seribu Selatan.
Agrowisata atau Agrotourism adalah perpaduan antara pertanian, perkebunan atau peternakan dengan kegiatan pariwisata, dimana aktivitas wisata yang dilakukan dalam Agrowisata adalah mengajak wisatawan terlibat langsung baik dalam menanam, melihat proses pengolahan, memanen, merawat, mengkonsumsi hasil perkebunan, pertanian dan peternakan langsung di lokasi Agrowisata.

Saat ini Suku Dinas Pertanian Kelautan dan Ketahanan Pangan (Sudin KPKP) Kepulauan Seribu Selatan terus berupaya merawat dan mengembangkan potensi Agrowisata di Pulau Tidung Kecil. Dengan tujuan agar wisatawan yang datang ke Pulau Tidung terus meningkat, dan menjadikan Agrowisata Pulau Tidung Kecil sebagai salah satu daya tarik agar para pengunjung memilih Pulau Tidung sebagai Destinasi wisata.

destinasi wisata pulau tidung kecil

Menuju Pulau Tidung Kecil


Untuk memudahkan para pengunjung yang ingin mengunjungi dan menikmati potensi wisata di Pulau Tidung Kecil, Pemerintah Pulau Tidung telah membangun sebuah jembatan sepanjang 800 (Delapan Ratus) meter yang menghubungkan Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil.

Jembatan penghubung Pulau Tidung Besar dan Tidung Kecil yang dikenal dengan nama Jembatan Cinta Pulau Tidung ini berdiri kokoh dibangun dengan berbahan dasar beton, dan telah di bangun pagar di kedua sisinya dengan lebar lantai sekitar2,5 (dua koma lima) meter. Cukup aman dan nyaman digunakan walau pengunjung wisata sedang ramai di Pulau Tidung.

wisata jelajah pulau tidung kecil

Potensi Agrowisata Pulau Tidung Kecil


Dari total luas daratan Pulau Tidung Kecil, saat ini seluas 2,5 (dua koma lima) Hektar digunakan sebagai lahan untuk pengembangan potensi Agrowisata. Beberapa jenis tanaman, penyu, ikan serta Museum menjadi daya tarik wisata yang unik di Pulau Tidung Kecil.

Kawasan Agrowisata Pulau Tidung Kecil ini di bangun tujuannya untuk mempertahankan ruang terbuka hijau yang ada di pulau tersebut. Lainnya adalah, Pulau Tidung Kecil akan dijadikan percontohan kelautan dan pertanian. Bahkan kedepan Pulau Tidung kecil juga akan dijadikan sebagai kebun bibit tanaman produktif dengan keanekaragaman tanaman pertanian. Beberapa jenis tanaman yang akan disuguhkan misalnya pohon sukun khas Pulau Tidung, tanaman buah naga dari Meksiko, hingga tanaman obat keluarga.

wisata agrobisnis pulau tidung kecil kepulauan seribu selatan
Musium Ikan Paus, Pada tahun 2012 lalu, ikan paus jenis sperma berdiameter 6 x 12 meter ditemukan terdampar di perairan Pulau Tidung Kecil. Kemudian dibuatkan hanggar untuk tempat tulang ikan paus tersebut. baca: Ikan Paus Sepanjang Tiga Belas Meter Terdampar Di Pulau Tidung

Salah satu tanaman yang menjadi ciri khas Pulau Tidung yang hasil panen nya sampai sekarang masih diolah dan dijadikan oleh-oleh camilan kemasan khas Pulau Tidung adalah Sukun Botak. Lalu seperti apa tanaman Sukun Botak khas Pulau Tidung ini?

Sukun Botak Tanaman Khas Pulau Tidung


Sukun bukanlah buah yang terdengar asing di telinga kita sebagai orang Indonesia. Hampir semua daerah di Indonesia bisa di tumbuhi tanaman sukun atau Artocarpus artilis ini.

buah sukun
Buah Sukun. Ada cukup banyak manfaat buah sukun untuk kesehatan, utamanya adalah jantung, kulit dan rambut. foto by: sehatmedic.com

Sukun berdasarkan taksonomi (penggolongan) dapat di klasifikasikan sebagai berikut.
  • Filum : Spermatophyta
  • Kelas : Magnoliophyta
  • Ordo : Magnoliophyta
  • Bangsa : Urticales
  • Famili : Rosales
  • Genus : Moraceae
  • Spesies : Artocarpus altilis.
Sukun sangat baik bila tumbuh didaerah yang basah, namun dapat juga tumbuh didaerah yang kering selama masih ada air tanah yang cukup didalam nya.

Lalu apa perbedaan Sukun yang kita jumpai biasanya dengan Sukun Botak yang terdapat di Pulau Tidung?

Perbedaan sukun biasanya dengan sukun botak khas Pulau Tidung terlihat dari teksture kulitnya, sesuai dengan namanya Sukun Botak memiliki teksture kulit nya yang licin, tidak seperti sukun biasanya yang memiliki teksture kulit sedikit kasar dan berbintik menonjol.

agro wisata dan sukun botak pulau tidung
Camilan ringan buah Sukuns, hasil olahan masyarakat Pulau Tidung umber : lifestyle.okezone.com

Olahan Camilan Keripik Sukun Botak Pulau Tidung


Oleh masyarakat setempat Sukun Botak diolah menjadi camilan keripik kemasan dan dijual sebagai oleh-oleh khas lokal untuk para wisatawan yang datang ke Pulau Tidung. Para pengunjung dapat membeli keripik sukun dalam bentuk kemasan yang telah di takar dengan harga dikisaran Rp 5000 saja per bungkus, atau membeli dalam bentuk curah dengan kisaran harga Rp 50.000 - Rp 60.000 per kilo gram nya.

Teksture nya yang renyah, membuat oleh-oleh khas Pulau Tidung ini banyak diminati oleh para pengunjung yang wisata di Pulau Tidung.

Sukun Botak Bermanfaat Penumbuh Rambut


Tidak lengkap jika tidak ada pembahasan tentang manfaat dan kandungan Sukun bagi kesehatan, berikut adalah berbagai macam manfaat Sukun, tidak saja hanya buahnya tapi berikut dengan daunnya bagi kesehatan dan kecantikan kita.
Sukun memiliki kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan atau kecantikan kita. Diantaranya adalah Karbohidrat, Protein, Serat, Lemak, Niacin, Folates, juga memiliki kandungan vitamin A, E, C dan total sebanyak 26 nutrisi lainnya yang bermanfaat bagi tubuh kita.


Peta Lokasi Pulau Tidung Kecil




0 komentar:

Poskan Komentar